YLKI: Pemotongan Kabel Optik, Pemprov DKI Melanggar Hak Konsumen

YLKI: Pemotongan Kabel Optik, Pemprov DKI Melanggar Hak Konsumen

YLKI Pemotongan Kabel Optik, Pemprov DKI Melanggar Hak Konsumen

Meski surat somasi sudah dilayangkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi

(APJATEL) ke Pemprov DKI, namun tetap saja Dinas Bina Marga DKI Jakarta memotong kabel serat optik yang terpasang di Cikini.

Bahkan Dinas Bina Marga terus melakukan pemutusan kabel udara milik anggota APJATEL di bilangan Kuningan meski Ombudsman Jakarta Raya telah melayangkan surat permintaan penghentian sementara pemotongan kabel optik tersebut. Namun nampaknya Pemprov tak peduli dengan permintaan Ombudsman tersebut.

Tulus Abadi Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), meminta agar Gubernur DKI, Anies Baswedan, memerintahkan jajarannya untuk menghentikan sementara pemotongan kabel optik yang dilakukan oleh Dinas Bina Marga.

“Langkah yang dilakukan oleh Dinas Bina Marga dengan memotong kabel optik milik anggota APJATEL

secara sepihak melanggar hak-hak konsumen telekomunikasi. Seharusnya Pemprov DKI bisa melakukan koordinasi dengan APJATEL ketika hendak melakukan penertiban atau merapihkan trotoar jalan di DKI,”terang Tulus.

Tulus mengingatkan Pemprov DKI bahwa selain melanggar dan merugikan hak konsumen, pemotongan kabel telekomunikasi milik anggota APJATEL juga merupakan pelanggaran UU No 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi.

“YLKI minta agar Pemprov DKI menghentikan langkah tersebut dan segera berkoordinasi

dengan operator telekomunikasi yang tergabung dalam APJATEL. YLKI melihat banyak kebijakan Pemprov DKI yang aneh dan melanggar regulasi serta berpotensi menggangu kepentingan konsumen. Seperti rencana mengizinkan PKL untuk berjualan di trotoar. Trotoar itu untuk pejalan kaki bukan untuk PKL dan itu melanggar UU lalulintas,”papar Tulus.

 

Sumber :

https://dogetek.co/