KESENJANGAN PERKEMBANGAN

KESENJANGAN PERKEMBANGAN

KESENJANGAN PERKEMBANGAN

  1. kat pengangguran yang tinggi
  2. Distribsi pendaptan lebih tidak merata
  3. Tingkat kesehatan, gizi, pendidikan relatif rendah.

PENGANGGURAN

Penanggulangan penganguran telah merupakan pokok kebijaksanaan bagi negara sedang berkembang dan negara maju. Underemployment dan disguised unemployment telah bergeser kekota dalam bentuk pengangguran terbuka.

Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya pengangguran di kota-kota ialah:

  1. Banyaknya tenaga yang pindah dari desa kekota.
  2. Kota tak mampu menampung tenaga, karena kekurangan faktor produksi lain (terutama kapital)

Perpindahan tenaga kerja ini berhubungan dengan push factors dan full factor (kekuatan yang mendorong dan yang menarik untuk pindah dari desa kekota.

DISTRIBUSI PENDAPATAN

Dari berbagai studi di temukan bahwa:

  1. Distribusi pendapatan lebih tidak merata di negara sedang berkembang dari pada negara maju.
  2. Trend distribusi pendapatan akan semakin merata, semakin maju suatu perekonomian.
  3. Dengan harga tahun 1975, ternyata negara yang berpenghasilan per kapita $500 ke atas distribusi pendapatannya semakin merata.
  4. Perkembangan di negara sedang berkembang banyak menguntungkan golongan kecil saja (20% terkaya)
  5. Ada dua pengertian: pandapat absolut dan pendapat relatif. Di negara miskin golongan yang termiskin pasti miskin sekali, sedangkan dinegara maju yang termiskin mungkin masih lebih kaya dari golongan menengah dinegara miskin.

TEKANAN PENDUDUK

Dalam masyarakat Eropa Barat terjadi beberapa hal :

1. Pada masa sebelum revolusi industri

Dalam masa ini kenaikan jumlah penduduk terjadi secara lamban dikarenakan adanya bencana alam maupun perang yang berkecamuk. Tingkat kematian dan kelahiran seimbang yaitu kedua-duanya tinggi.

2. Setelah revolusi industri ( perdamaian )

Setelah terjadinya perdamaian menyusul dengan baiknya sistem peraturan, perdagangan yang semakin lancar, bencana-bencana berkurang yang berpengaruh pada naiknya tingkat kematian karena urbanisasi. Yang akhirnya mengakibatkan kesehatan masyarakat tidak banyak diperhatikan.

3. Perbaikan dalam bidang ekonomi dan sosial

Perbaikan ini misalnya : larangan kerja bagi anak-anak dan perbaikan kesehatan, yang berdampak pada turunnya tingkat kematian dan kemudian menyusul turunnya tingkat kelahiran karena pengaruh dari perkembangan yang mengubah sikap-sikap manusia menjadi semakin rasionalistis yang terjadi secara perlahan-lahan.

4. Periode antara perang dunia I dan depresi ( 1930 )

Dalam periode ini terjadi pengangguran besar-besaran, maka mereka memandang bahwa tingkat kelahiran yang sudah rendah dianggapnya menjadi tinggi, sehingga terjadinya ketakutan, hal ini akan berpengaruh pada turunnya tingkat kelahiran.

5. Sesudah perang dunia berakhir

Karena kemajuan-kemajuan dibidang materi maka tingkat kelahiran akan naik kembali, sedang tingkat kematian tetap turun, sehingga jumlah penduduk mulai bertambah lagi secara drastis.

 

Masalah yang berhubungan dengan tekanan penduduk itu sendiri adalah:

1. Masalah kelebihan penduduk (Overpopulation)

Keadaan ini terjadi di negara berkembang. Dalam negara berkembang itu sendiri kecepatan produksi belum dapat mengimbangi cepatnya tambahan penduduk. Di negara yang belum maju yang pada terdapat lingkaran setan, yang bermula dari kelebihan penduduk di desa-desa, maka ada keharusan untuk mengembangkan industri dan usaha-usaha sekunder. Dengan naiknya jumlah penduduk, maka produksi makanan harus diperluas dan ini akan menghisap kelebihan daya beli yang sebenarnya untuk membeli barang-barang pabrik. Jadi daya beli untuk barang-barang industri tidak ada karena digunakan untuk membeli makanan, sedangkan kelebihan penduduk itu harus diimbangi dengan produksi barang-barang industri supaya tercipta kesempatan kerja. Bahaya kelebihan penduduk ini dapat dihindari dengan migrasi, transmigrasi, dan mengubah cara hidupnya.

2. Pengawasan jumlah penduduk

Dalam hal penguranagn tingkat kelahiran terdapat banyak kesulitan, diantaranya adalah:

a. Kesulitan psikologis, yakni kesulitan untuk membuat penduduk meyesuaikan diri dengan perkembangan ekonomi.

b. Sikap negatif dari masyarakat dan kaum intelektual terhadap pembatasan besranya keluarga.

3. Masalah kemanusiaan

Halangan-halangan perkembangan ekonomi dari aspek kemanusiaan ialah:

a. Saat dimulainya perkembangan ekonomi yaitu pada tingkat perkembangan produktivitas dan pendapatan awal. Dalam hal ini ada kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang cepat sehingga mempunyai tingkat yang sama dengan standar / tingkat kemakmuran sosial di negara maju.

b. Cara memecahkan kesulitan yang masih bersifat tradisional. Termasuk juga membiayai sanak saudara merupakan kewajiban.

c. Kepercayaan terhadap orang lain sudah semakin berkurang.

d. Kehidupan tradisional tidak begitu saja dapat didorong untuk maju dengan insentif-insentif ekonomi.

e. Kebanyakan orang terpelajar di negara yang sedsang berkembang lebih suka bekerja di bidang administrasi.

Jadi, syarat atau faktor yang terpenting untuk mengembangkan dan mendorong perkembangan ekonomi adalah penyesuaian sikap-sikap diatas terhadap perkembangan ekonomi.

Baca Juga :