KARAKTERISTIK PERANGKAT LUNAK

KARAKTERISTIK PERANGKAT LUNAK

Sebelum kita melangkah lebih jauh, perlu kita ketahui karakteristik software yang membuat software berbeda dengan hal-hal lain yang pernah dibuat manusia. Software lebih merupakan elemen logika dan bukan merupakan elemen fisik (seperti hardware). Adapun karakteristik dari software :

  1. Perangkat lunak dibangun dan dikembangkan, tidak dibuat dalam bentuk klasik.

Walaupun banyak kesamaan diantara pabrik hardware dan software, namun aktivitas keduanya secara mendasar berbeda. Pendekatan yang dipakai untuk keduanya untuk menghasilkan suatu jauh berbeda. Software menekankan diri pada proses pengembangan dan sebagian besar biaya memang dikonsentrasikan pada proses pengembangan ini. Hal ini membuat proyek perangkat lunak tidak dapat diatur seperti pengaturan proyek-proyek manufaktur.

  1. Perangkat lunak tidak pernah usang.

Pada umumnya, produk yang dihasilkan oleh manusia (misal hardware) membentuk suatu kurva bathtub. Hardware akan mengalami laju kegagalan yang sangat tinggi pada awal hidupnya yang sering disebabkan oleh perancangan maupun cacat pembuatan. Laju ini akan terus menurun hingga pada posisi steady-state. Namun keadaan steady-state ini tidak bertahan lama, laju kegagalan akan kembali meningkat karena usia dan lingkungannya. Namun hal ini jauh berbeda dengan kurva laju kegagalan dari software. Sifat software yang tidak rentan terhadap pengaruh usia dan lingkungannya membuat kurva laju kegagalan software cenderung stagnan setelah mencapai steady-state.

Pada kenyataannya, software selalu mengalami maintenance dan sistem yang mendukung software relatif cepat berubah. Hal ini membuat kurva laju kegagalan software naik turun. Laju kegagalan software akan naik jika mengalami maintenance dan penyetaraan dengan sistem yang baru karena akan memunculkan permasalahan-permasalahan baru yang muncul selama proses maintenance. Ketika satu-persatu permasalahan tersebut dapat diselesaikan, kurva laju kegagalan akan kembali turun.untuk lebih jelas, perhatikan gambar berikut :

  1. Sebagian besar perangkat lunak dibuat secara costum-built, serta tidak dapat dirakit dari komponen yang sudah ada.

Dalam proses perekayasaan perangkat lunak, kita tidak dapat memisahkan setiap bagian dari perekayasaan perangkat lunak. Setiap perangkat lunak bersifat khusus yang membuat kita susah untuk memakai secara langsung software atau bagian dari software yang telah ada dan dipakai user lain. Kita dimungkinkan untuk dapat menggunakan software tersebut setelah mengkostumisasi software tersebut dan menyesuaikan dengan kebutuhan sistem user. Terdapat suatu kinerja costum-build sebelum kita dapat menggunakan software yang telah ada sebelumnya.