FIKSI 2017, Bangun Karakter Wirausaha bagi siswa SMA

FIKSI 2017, Bangun Karakter Wirausaha bagi siswa SMA

FIKSI 2017, Bangun Karakter Wirausaha bagi siswa SMA

Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemedikbud)

melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Dasar dan Menengah kembali menggelar Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2017. Kota Kembang menjadi tuan rumah festival tahunan berskala nasional untuk tingkat SMA ini.

Festival yang mengusung tema “Creativepreneur with Local Value and Modern Spirit”, yaitu mengembangkan jiwa kewirausahaan di bidang ekonomi kreatif berbasis sumberdaya lokal dalam kemasan kekinian, diharapkan para peserta FIKSI 2017 bukan hanya tahu bagaimana mencari keuntungan, tetapi juga berlatih untuk membentuk karakter siswa agar dapat menantang diri sendiri, berani bermimpi besar, melatih diri, mengembangkan ide, serta menebarkan kebaikan dengan menjadikan idenya bermanfaat untuk orang lain.

“Di abad 21 ini pendidikan kita dituntut untuk menghasilkann ciri 4C,

yaitu kreativitas yang tinggi, critical thinking, komunikasi yang kuat dan teratur, serta berkolaborasi, mulai dari sesama temannya hingga masyarakat global. Alhamdulillah yang hadir di sini memiliki keempat kriteria itu,” Tutur Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) Ditjen Dikdasmen Kemenndikbud, Purwadi Sutanto saat membua FIKSI 2017 (12/9/2017).

Sutanto juga mengingatkan agar selanjutnya seluruh peserta membuat grup di media social, seperti facebook, twitter, dan whatsapp. Karena ini merupakan salah satu bagian dari karakter 4 C, yaitu Komunikasi. Melalui jaringan tersebut, nantinya diharapkan mereka bisa saling bertukar informasi yang bermaanfaat bagi satu sama lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pasangan peserta asal SMAN 2 Bengkulu Selatan, Endi Juiardi dan Arif Hidayat berharap bisa menampilkan yang terbaik di depan dewan juri maupun pada saat Pameran Kewirausahaan nanti. Selain itu, sepulangnya dari festival ini, ia dan peserta FIKSI 207 lainnya bisa mendapatkan pengalaman yang dapat dijadikan bekal untuk terus berinovasi.

“Semoga dengan sepulangnya dari FIKSI ini, kami sebagai generasi penerus bangsa

dapat terus berwirausaha dan menciptakan inovasi-inovasi baru. Karena pengusaha muda merupakan agen perubahan bangsa,” ucap mereka.

Tahun ini, FIKSI diikuti oleh 689 peserta yang berasal dari 32 Provinsi dengan 454 rencana bisnis. Jumlah ini meningkat tiga kali lipat dari peserta tahun lalu yang hanya diikuti oleh 200 peserta dari 22 Provinsi. Melalui peniliaian yang dilakukan secara online pada tanggal 15 – 19 Agustus 2017, tersisa 75 rencana bisnis yang berhasil lolos di tahap final. Mereka selanjutnya akan mempresentasikan dan memamerkan produk mereka dalam Pameran Kewirausaha yang juga diadakan di kota Bandung.

Selama Pameran Kewirausahaan, para finalis akan mengikuti kunjungan ke beberapa industri kreatif di kota Bandung, pelatihan penulisan rencana bisnis, workshop creative innovative thinking, penguatan motivasi dan karakter kebangsaan, dan diakhiri dengan kunjungan kebudayaan.

Turut hadir pada pembukaan FIKSI 2017, Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat Totoh Santosa dan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum Yesa Sarwedi Hami Seno serta Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan Wilayah 4 Dede Amar dari Dinas Pendidikan Jawa Barat. (Aji Shahwin)

 

Sumber :

https://sel.co.id/